Detail Post

Manggis

17 April 2017 / Admin / , , , / 8492 Kali Dilihat / 0 Komentar

Manggis (Garcinia mangostana)

 

Flora identitas Kabupaten Kulonprogo adalah Manggis (Garcinia mangostana L.) yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 93/SK KDH/A/1999.

Klasifikasi

Kedudukan Manggis dalam tingkat takson adalah sebagai berikut:

Kingdom      : Plantae

Divisi            : Spermatophyta

Kelas            : Magnoliopsida

Ordo             : Malphigiales

Famili           : Clusiaceae

Genus           : Garcinia

Spesies         : Garcinia mangostana L.

Deskripsi dan Gambar

  • Manggis berhabitus pohon dengan masa hidup yang dapat mencapai puluhan tahun. Pohon manggis selalu hijau dengan tinggi 6-20 meter.
  • Terdapat dua macam akar pada pohon Manggis yaitu akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang sangat kuat dan menjulur cukup dalam ke tanah, sedangkan pada akar serabut lemah dan cenderung agak dangkal dalam menjulur ke tanah. Akar pohon Manggis mengalami pertumbuhan yang lambat sehingga secara bertahap dalam jangka waktu tertentu banyak yang mengalami layu bahkan mati, namun hal ini tergantung pada kondisi lingkungan sekitarnya dan juga pengaruh dari sifat dan karakteristik pohonnya itu sendiri.
  • Manggis mempunyai batang pohon tegak dan jelas, Struktur batangnya berkayu keras. Kulit batangnya kecoklatan, mempunyai getah berwarna kuning, kasar dan tidak rata. Sistem percabangan cenderung simetris.
  • Daun tunggal berbentuk bulat-oval sampai bulat panjang. Struktur helai daun tebal dengan permukaan bagian atas berwarna hijau mengkilap, sedangkan permukaan bagian bawah berwana kekuningan.
  • Bunga betina Manggis 1-3 di ujung batang, susunan menggarpu, dan garis tengah 5-6 cm. Kelopak daun dengan dua daun kelopak terluar berwarna hijau kuning, dua yang terdalam lebih kecil, bertepi merah, melengkung kuat dan Daun mahkota berjumlah 4, bentuk telur terbalik, berdaging tebal, hijau kuning, tepi merah atau hampir semua merah. Benang sari mandul biasanya dalam kelopak. Bakal buah be-ruang 4-8, kepala putik berjari-jari 5-6. Buah manggis berbentuk bola tertekan, garis tengah 3,5-7 cm, ungu tua, dengan kepala putik duduk (tetap), kelopak tetap, dinding buah tebal, berdaging, ungu, dengan getah kuning. Biji 1-3, diselimuti oleh selaput biji yang tebal berair, putih, dapat dimakan (termasuk biji yang gagal tumbuh sempurna).

Persebaran

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pohon Manggis tersebar di Kabupaten Sleman, Kulon Progo dan Bantul.

Status Perlindungan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 spesies ini belum dilindungi.Manggis juga belum termasuk dalam daftar IUCN Red List, sudah masuk dalam Katalog Kehidupan (Catalogue of Life).

Manfaat dan Nilai-nilai Penting

Pohon Manggis selain digemari buahnya, kulit buahnya juga dikenal sebagai peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, pengelat (astringen), obat disentri (Heyne,1987). Antosianin yang memberikan warna ungu dalam kulit buah manggis dapat digunakan sebagai alternatif pewarna alami untuk makanan dan tekstil (Wijaya, 2009). Kulit buah manggis secara in vitro mempunyai aktivitas anti Plasmodium falciparum (Mahabusarakam et al., 2006), antibakteri (Linuma et al., 1996), antioksidan (Moongkarndi et al., 2002), menginduksi apoptosis pada sel leukemia (Matsumoko et al., 2003), anti-jerawat dan anti TBC.

Bunga manggis
Gambar 1. Bunga Manggis

 

Sumber: Profil Kehati DIY Tahun 2016



Post Terkait

Habitat Alami sebagai Solusi Kepunahan Spesies

Habitat Alami sebagai Solusi K...

Habitat Alami sebagai Solusi Kepunahan Spesies Oleh: Subbid...

03 Oktober 2017 / 0

Awar-awar

Awar-awar...

Awar-awar (Ficus septica...

05 Juli 2017 / 0


Tinggalkan Komentar